JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com,-Kuasa hukum Bos Jalan Tol, Mohamad Jusuf Hamka alias Babah Alun, mendesak polisi mengungkap aktor intelektual di balik penyebaran konten deepfake hoaks yang merugikan kliennya. Konten buatan Artificial Intelligence (AI) itu menampilkan rekayasa visual Babah Alun dan putrinya, Fitria Yusuf, mengenakan pakaian tahanan terkait tuduhan korupsi—narasi yang dinyatakan palsu.
Tim hukum yang dipimpin Sogi Bagaskara menilai penyebaran hoaks ini terorganisir dan masif. Mereka mengungkap tiga inisial yang diduga sebagai master mind: APY, TO, dan BHTO.
“Metodenya sangat terorganisir, postingan di akun-akun itu sama semua. Kami harap polisi bisa mengungkap siapa yang menyuruh,” tegas Sogi di Menteng, Jakarta Selatan, Rabu (3/12/2025).
Polda Metro Jaya telah menangkap seorang TikToker sebagai tersangka pada Kamis (27/11), terkait laporan yang masuk sejak 18 Oktober 2025. Pelaku dijerat pasal-pasal UU ITE dan KUHP tentang pencemaran nama baik serta fitnah.
Babah Alun mengapresiasi kecepatan polisi, namun menekankan penyelidikan harus berlanjut. “Pelaku sudah mengaku tidak berjalan sendiri. Kasus ini akan kami teruskan sampai pengadilan untuk mengungkap master mind-nya,” pungkasnya.
Sumber: Polda Ungkap Hoaks Deepfake Babah Alun, Tiga Inisial Ini Diduga Mastermind – Suara Merdeka Jakarta
